JAKARTA – Berlangsung di Ex lounge Kantor Pusat Pertamina, Direktorat Gas PT Pertamina (Persero) dan PT Shell Indonesia melakukan kick off meeting perencanaan joint study LNG untuk transportasi di wilayah Jawa. Joint study ini adalah sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding pada April 2013 lalu mengenai pemanfaatan penggunaa LNG sebagai bahan bakar.
“Selama ini LNG kita ekspor untuk pangsa pasar di Jepang, Korea, dan Taiwan. Tetapi kami akan lakukan penggunaan LNG dalam negeri untuk transportasi, khususnya di wilayah pulau Jawa. Sejauh ini bahan bakar yang digunakan untuk angkutan kota adalah CNG. Karena itu kita lakukan studi terlebih dahulu untuk memastikan apakah LNG bisa diterapkan untuk transportasi di pulau Jawa,” ungkap SVP Enginering & Operation Management Direktorat Gas Pertamina, Salis S. Aprilian.
Salis juga mengatakan bahwa Shell dinilai sangat pas untuk dijadikan partner dalam pengembangan LNG sebagai bahan bakar, mengingat Shell telah memiliki pengalaman kesuksesannya dalam menerapkan LNG untuk transportasi marine di wilayah Eropa. “Diharapkan kerja sama dengan Shell ini, maka penerapan penggunaan LNG untuk transportasi akan lebih cepat terealisasi,” ujarnya
Sementara General Manager Business Development Gas/ LNG Markets Shell, Syed Hussain Taha mengungkapkan bahwa rencana pelaksanaan joint study LNG untuk transportasi ini adalah pertama kalinya dilakukan dengan Pertamina. Pihaknya menilai Pertamina sebagai perusahaan energi utama di Indonesia terus menunjukkan kemajuan. Salah satunya terlihat dari prestasinya yang masuk dalam jajaran perusahaan prestisius dunia di peringkat 122 dalam Fortune Global 500.
“Jika Shell ingin berbisnis di Indonesia, tentunya kita harus memilih partner kerja yang kuat seperti Pertamina. Karena perusahaan ini semakin terus menunjukkan perkembangannya,” tambah Syed Hussain.
Menipisnya cadangan BBM yang terjadi saat ini mendorong Pertamina untuk terus melakukan berbagai upaya dengan menggali potensi sumber bahan bakar lainnya seperti, bahan bakar gas, CNG dan LNG sebagai pengganti bahan bakar minyak.•IRLIKARMILA